Apa Satu Hal yang Paling Anda Inginkan di Dunia?

Share this
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Saya punya kebiasaan mengajukan proposal hidup di Tanah Suci sejak tahun 2004. Menurut saya, dampaknya sangat luar biasa. Banyak hal yang saya capai lebih cepat dari perkiraan saya. Bukan hanya itu, kualitas proposal hidupnya semakin berkembang dan juga semakin “gue banget” sehingga saya semakin nikmat dan bergairah menjalani kehidupan.

Bagaimana caranya membuat proposal hidup? Ayo baca buku “Tuhan Inilah Proposal Hidupku” (diterbitkan Gramedia). Buku ini termasuk mega best seller, lho. Penulisnya guantenge poll. Hehehe… Namanya Jamil Azzaini.

Nah, kembali ke cerita awal. Pada tahun 2004, visi atau prestasi terbaik yang ingin saya lakukan hanya bersifat pribadi, cenderung egois. Terkesan seperti manusia super yang ingin sangat cepat mewujudkan impiannya. Kehidupan menjadi serba terburu-buru dan ingin serba instan. Sangat tidak nikmat.

Pada proposal hidup berikutnya (2006 dan 2007) sudah mulai ada perbaikan. Visi hidup yang semula fokus pada diri sendiri sekarang sudah berubah fokus kepada berapa orang yang bisa memetik manfaat dari saya. Saat itu visi hidup saya adalah “berhasil menginspirasi 5 juta orang lebih dan satu juta diantaranya putus dari rantai kemiskinan”.

Pada tahun 2012, proposal hidup saya semakin berkembang. Jumlah yang ingin saya inspirasi menjadi 25 juta orang. Dan, sejalan bertambahnya umur, kesadaran spiritual pun semakin bertambah maka visi hidup sayapun berkembang. Saya memasukan visi akhirat dalam proposal hidup saya yang terbaru.

Visi akhirat saya sangat singkat: Memeluk Rasulullah saw. Dengan visi ini, energi untuk berbuat kebaikan semakin menggelora. Setiap hari selalu bertanya, “Pantaskah saya memeluk kekasih Allah itu? Kebaikan-kebaikan apa saja yang perlu saya lakukan agar saya bisa memeluknya?”

Baca Juga  Bedanya Ibu dan Aku

Visi sederhana ini membuat saya malu bila malas. Malu bila mengeluh. Dan tentu malu bila berbuat maksiat. Hingga sekarang saya terus berjuang agar saya memang pantas bisa memeluk rasulullah. Saya terus berjuang memperbanyak kebaikan dan terus menurunkan keburukan yang masih banyak melekat dalam pikiran, hati dan tindakan saya.

Agar pikiran dan tindakan saya fokus dan mengarah untuk tercapainya visi akhirat maka saya menetapkan visi dunia. Apa itu? Saya ingin menginspirasi 25 juta orang lebih dan 10 ribu diantaranya menjadi trainer atau public speaker yang berkarakter. Pembaca, doakan saya, ya…

Setelah saya mantap dengan visi akhirat dan visi dunia ini maka proposal hidup yang baru saya susun kembali. Proposal hidup yang berjumlah 5 halaman itu ingin saya ajukan kepada Allah swt. Oleh karena itu, in sha Allah pada 14-22 Januari 2014 saya akan pergi umroh bersama istri dan management PT Kubik Kreasi Sisilain.

Kata guru saya, “Salah satu cara agar apa yang kita inginkan tercapai adalah dengan mendoakan orang lain.” Oleh karena itu, agar proposal hidup saya tercapai maka saya ingin mendoakan Anda. Caranya? Tuliskan satu hal yang ingin Anda capai pada kolom komentar di bawah ini. Ingat ya, hanya satu hal saja, supaya saya juga punya waktu berdoa untuk diri saya. Hehehe…

Ayo segera tulis, dan saya sangat senang bila Anda menuliskannya sebelum tanggal keberangkatan saya ke Tanah Suci. In sha Allah, saya akan doakan Anda di tempat-tempat yang makbul untuk berdoa. Dan, tentunya, harapan kita semua, semoga Allah mengabulkan doa kita. Silakan tulis, ya.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


Share this
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

1,168 comments On Apa Satu Hal yang Paling Anda Inginkan di Dunia?