Anggota Dewan Cari Istri

Share this
  • 32
  •  
  •  
  •  
  •  
    32
    Shares

Di sebuah negara yang puluhan juta penduduknya masih susah makan alias miskin, tersebutlah seorang anggota dewan nan kaya raya. Dia memiliki bisnis kontraktor, kebun apel Malang dan juga distributor apel Washington. Begitu banyak hartanya sampai terkadang ia simpan uang dari keuntungan proyeknya di kardus bekas bungkus durian.

Anggota dewan inipun memiliki lapangan futsal seharga Rp2 Milyar. Bila sakit berobatnya ke Singapura, saat sehat hobinya jalan-jalan keliling dunia. Di rumahnya, setiap kursi harganya Rp24 juta, gorden jendela rumahnya per meter Rp6 juta. Toiletnya? Harganya lebih mahal dari puluhan rumah rakyat biasa.

Belum lama ini istri anggota dewan tersebut meninggal dunia. Karena merasa tidak nyaman hidup menduda akhirnya ia berniat menikahi staf ahlinya yang sangat jelita. Pendekatan intensif mulai dilakukan. Setiap malam staf ahli yang tinggi dan berambut pirang ini diajak dansa dan berkunjung ke berbagai diskotek hingga dini hari. Setelah sekian lama pergi berdua, akhirnya ia yakin akan menikahi staf ahlinya itu.

Namun sebagai seorang politisi yang sangat berhati-hati, sebelum memutuskan menikah ia meminta bantuan temannya agar menugaskan seorang intelijen untuk mengamati kehidupan staf ahlinya ini. Setelah dua minggu pengamatan, anggota dewan yang sangat tajir itu menerima laporan tertulis dari staf intelijen tadi.

“Wanita ini dari keluarga baik-baik dan terhormat. Dia selalu menjaga perilakunya dan tidak ada catatan kriminal sedikitpun. Selain ia cerdas, ia juga sangat sayang kepada bapak dan ibunya serta saudara-saudaranya. Hanya saja, akhir-akhir ini wanita ini sering keluar malam dengan seorang duda yang nama baik dan integritasnya sangat diragukan.”

Baca Juga  Penuntut

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


Share this
  • 32
  •  
  •  
  •  
  •  
    32
    Shares

41 comments On Anggota Dewan Cari Istri

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer