Alirkanlah…

Danau Galilea dan Laut Mati adalah contoh keajaiban alam yang ada di dunia. Kedua tempat tersebut walaupun berbeda, yang satu danau dan satunya lagi laut, ternyata juga memiliki kesamaan. Persamaanya adalah keduanya mendapat air dari sumber yang sama, yaitu Sungai Yordan.

Tapi kedua tempat itu memiliki perbedaan penting yang dapat menjadi pelajaran bagi kita. Danau Galilea sangat indah, di sekelilingnya tumbuh berbagai macam tanaman dan banyak orang yang betah tinggal di tempat itu. Di dalam danau itu juga terdapat banyak jenis ikan dan hewan air yang hidup dan berkembang biak.

Sebaliknya, Laut Mati adalah tempat yang tidak bisa ditempati. Tak ada tumbuhan atau spesies yang dapat hidup di dalam maupun di sekeliling laut mati karena kadar garamnya yang sangat tinggi. Bukan itu saja, Laut Mati juga memiliki bau yang sangat tidak sedap.  Mengapa keduanya bisa sangat berbeda? Bukankah sumber airnya sama?

Rupanya itu dikarenakan setiap air yang mengalir ke Laut Mati tidak pernah keluar lagi. Sedangkan Danau Galilea selalu meneruskan air yang diterimanya dari Sungai Yordan ke danau lain yang juga memanfaatkannya. Danau Galilea menjalankan prinsip “menerima dan memberi”…

Begitupun seharusnya kita. Sebagai manusia jangan hanya bisa menerima saja, kita juga harus memberi yang kita punya kepada yang membutuhkannya.

Apabila hidup Anda ingin terus merasakan bahagia dan kehadiran Anda memberi “aroma wangi” sehingga orang-orang di sekitar Anda menjadi betah bersama Anda, maka bila ada menerima sesuatu gunakan konsep terima kasih: setiap yang Anda “terima” kemudian “dikasih-kasih”.

Apa yang Anda terima dalam hidup bukan hanya berbentuk harta, boleh jadi talenta, ilmu, kedudukan dan kebahagiaan lainnya. Begitu Anda memiliki kelebihan dalam bentuk apapun segera alirkan, bagikan kepada orang-orang yang sangat membutuhkan. Dengan cara seperti itu hidup Anda akan semakin tenang, bahagia, bahkan memiliki martabat yang terhormat di tengah-tengah masyarakat.Bukan hanya itu, semerbak wangi Andapun akan tetap tercium bahkan ketika Anda sudah tidak ada di dunia ini…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @jamilazzaini

Bagikan:

6 thoughts on “Alirkanlah…”

  1. agung nugroho says:

    subhanallah….saya jadi ingat guru besar saya, pendiri fakultas kedokteran UGM. semasa hidupnya, beliau selalu berpesan “dengan memberi, seseorang menjadi kaya”, terima kasih Mas Jamil…

  2. Obie says:

    I like this post so much..in life,we have to share everything to others..even it’s only knowledge..n u posted it on my birthday!! So i assume it is my birthday gift..thank u,pak jamil.. 😀

  3. jamil says:

    Berbagi memang tidak hatis selalu harta, berbagi bisa dalam bentuk ilmu, cinta, perhatian dan lain sebagainya. Bahkan memberikan dua telinga Anda untuk mendengarkan “curhat” teman itu juga bagian dari berbagi. Salam SuksesMulia, jamil Azzaini

  4. Indri says:

    Subhanallah…indahnya berbagi..bahkan seulas senyum, sejumput perhatian, sepatah sapaan sudah bisa membagi kebahagiaan pada orang lain. Salam Sukses Mulia..

  5. Ari Kuncoro says:

    kalau tidak dialirkan akan membuat racun untuk diri sendiri

  6. rara says:

    Subhanallah, luar biasa… Sebaik2nya umat adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain..

Leave a Reply

Your email address will not be published.