5 Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris Secara Mandiri

Arief FirdausBanyak teman yang minta tips kepada saya tentang jalan pintas untuk ‘pintar’ berbahasa Inggris. Mereka pilih jalan pintas dengan alasan nggak punya waktu untuk datang ke kursus atau belajar secara khusus. Dalam kasus seperti ini sebelum memberikan tips biasanya saya coba ‘ukur’ profisiensi mereka dalam berbahasa Inggris dengan melakukan pengamatan secara tidak langsung atau dengan ngobrol langsung dengan mereka. Kesimpulannya, 99% dari mereka yang minta tips tersebut memang masih menggunakan bahasa Inggris “Salah-Paham” – maksudnya, biar ente salah,… ane paham. Sebenarnya belajar bahasa Inggris itu nggak harus di sekolah atau lembaga kursus. Kita bisa belajar secara mandiri dengan memanfaatkan sumber daya yg ada di sekitar kita. Silakan coba cara-2 berikut ini:

Pertama, abaikan grammar atau tata bahasa. Jangan berpikir apakah tenses yang kita gunakan sudah benar atau belum. Sebagai contoh: Jika saya bilang: “Yesterday I go to Bandung” saya yakin semua sahabat tahu arti kalimat ini. Walaupun menurut grammar kalimat tersebut keliru karena kata kerja di kalimat tersebut seharusnya menunjukkan kegiatan yang dilakukannya di masa lampau (ribet kan?). Jadi kalimat yang benar seharusnya: “Yesterday I went to Bandung”. Tapi toh pembaca tetap ngerti maksud saya kan?

Kedua, Kita harus tahu bahwa salah satu prinsip penguasaan bahasa asing adalah penguasaan kosa kata. Semakin banyak kosa kata yang kita miliki (dalam hal ini kosa kata bahasa Inggris), semakin besar pula rasa percaya diri kita untuk berkomunikasi menggunakan bahasa itu. Untuk tujuan ini kita dapat memanfaatkan internet. Kalo saya suka membuka website the Jakarta Post (www.thejakartapost.com). Saya pilih satu topik, misalkan tentang politik. Selama sekitar sebulan saya fokus membaca dan mengkompilasi kosa kata yang berhubungan dengan politik. Sebagai contoh adalah:

“Responding to public criticism, The General Elections Commission (KPU) said on Tuesday it had withdrawn newspaper ads that were perceived as benefiting the incumbent governor.”

Nah, dari satu kalimat ini aja kita bisa dapat beberapa kosa kata baru. Yang tadinya nggak tahu bahasa Inggrisnya KPU (Komisi Pemilihan Umum) sekarang jadi tahu. Dan seterusnya dan seterusnya. Buat aja daftar kosa kata politik sendiri. Nanti kalo kita baca koran berbahasa Inggris lainnya atau mendengar siaran berita berbahasa Inggris di radio dan TV yg berhubungan dengan pemilu, Insya Allah kita akan segera tahu isi beritanya.

Lalu, kenapa the Jakarta Post? Jawabannya adalah unsur aktualitas dan kedekatan. Maksudnya, karena the Jakarta Post adalah surat kabar harian, beritanya pun selalu up to date. Nah, kita pun yang memang biasa memonitor perkembangan berita jadi tahu konteksnya. Jika sudah begitu, kita bisa mengasosiasikan apa yg kita pelajari dengan dunia atau pengetahuan (berita) yg kita sudah tahu. Dengan begitu biasanya kosa kata yang baru kita pelajari akan lebih lengket nempel di kepala.

Ketiga, Nggak sampai disitu saja, coba lafalkan atau ucapkan kata atau frase tersebut dengan benar. Lalu gimana caranya kalo nggak ada guru yang mencontohkan? Silakan kunjungi http://www.howjsay.com dan masih banyak situs web sejenis lainnya. Tinggal ketikkan kata yg dimaksud di kolom yg tersedia, nanti akan ada suara bule yg mengucapkannya. Silakan ditiru tuh pengucapan si bule.

Keempat, silakan tuliskan kata atau frase atau kalimat bahasa Inggris dari the Jakarta Post tadi dan usahakan membuat kalimat sejenis dengan menggunakan kata-kata kunci yg kita ingin kuasai. Misalkan kalimat tentang KPU tadi kita bisa buat:

“General Elections Commission is dead” (he…3x, asal aja, yg penting punya makna), atau

“General Elections Staff are rich”.

Dicoba-coba aja. Lalu dicopy ke google translate. Suruh dia terjemahin ke bahasa Indonesia. Kalo si mbah google bisa menerjemahkannya sesuai dengan apa yg kita maksud, mungkin kalimat kita sudah benar.

Cara yang kelima ini mungkin cukup mahal. Khusus buat Anda yang sudah berusia 40 tahun tapi merasa bahasa Inggrisnya masih ‘salah paham’, Anda bisa coba cara berikut ini: “Makan dua buah pisang ambon setiap pagi. Pilih pisang yang kulitnya sudah penuh bercak hitam. Makanlah pisang ini setiap hari setelah sholat subuh sebelum Anda makan makanan yang lain. Tapi untuk lancar berbahasa Inggris dengan metode ini memang cukup memakan waktu, sekitar 3-4 tahun. Dan Anda harus melakukannya di London atau New York.

Selamat mencoba!

Arief Firdaus

Bagikan:

6 thoughts on “5 Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris Secara Mandiri”

  1. ferdy says:

    gak usah makan pisang ambon kalo tinggal di London atau New York 3-4 tahun ya pasti lancar lah bahasa inggrisnya 😀

  2. Taufik says:

    Hahaha. Tips yang kelima mantep Pak. Heuheu. Layak dicoba 😀

  3. Ora Dadi Opo says:

    Wah tips terakhir ternyata guyonan nih bang Arief. 😀
    tp, SukrON ya bang kiat2nya, sangat bermanfaat unt saya. Salam kenal ya bang.

    @npindh
    ง^•^ง

  4. wida says:

    Mantep mas arif fips yg bermanfaat tapi yg nomer 5bener bener mahal hehehe

  5. johan says:

    Sangat menginspirasi, semoga tipsnya bisa saya terapkan. Terimakasih

  6. eretnoni says:

    yg nomer 5 paling sukak, ada yg mau nyeponsorin tak?? 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.