Pilih Cao Cao atau Zhou Yu?

Dalam film Red Cliff, dikisahkan pasukan Cao Cao sedang mengepung pasukan Zhou Yu di sebuah teluk dengan tebing di sekitarnya yang berwarna merah. Pada saat keduanya mempersiapkan diri untuk berperang, ternyata pasukan Cao Cao terkena wabah.

Para Jenderal Zhou Yu menyarankan agar Zhou Yu melakukan serangan terlebih dahulu. Namun Zhou Yu menolak dengan alasan kemanusiaan.  Sebaliknya, Cao Cao justeru mengirimkan mayat pasukannya yang terkena wabah penyakit itu dengan rakit ke ke markas Zhou Yu dengan maksud agar penyakit itu menulari pasukan Zhou Yu.

Nah, menurut Anda siapa yang benar? Apa alasannya? Hayo, jawaban yang cerdas dapat CD Audio “Pit Stop Kehidupan” buah karya saya.

Salam SuksesMulia, Jamil Azzaini (JA)

Bagikan:

10 thoughts on “Pilih Cao Cao atau Zhou Yu?”

  1. tentu saja sebagai pemimpin, cao cao lebih tepat dalam mengambil langkah. Ia bertanggung jawab pada misinya memenangkan pertempuran.

  2. Ivan Young says:

    Zhou Yu yg benar..
    Kekuatan Zhou Yu bukan cm pada pasukannya, tapi dari hatinya yang bersih (EPOS), yang akan membawa kemenangan dalam sejarah.

  3. anto indra says:

    saya lebih meilih zhou yu.karena kemenangan harus di raih dengan cara2 yg baik dan memiliki etika.jgan menggunakan cara2 kotor untuk meraih kemenangan,jika menggunakan cara2 kotor utk meraih kemenangan.bearti ia kalah oleh hawa nafsunya sendiri & sikap seperti itu adalah sikap seorang pecundang

  4. andreas andrianto says:

    yang benar cao cao..
    Karena sebagai pemimpin dia bisa dengan cerdas menghadapi musibah yang dia alami.

  5. Casdira says:

    Kalau untuk “perang” merebut warisan, mungkin cara cao cao yg banyak dipake. 🙂

  6. sanggalangi says:

    overall mnurut saya zhou yu.
    tp dalam strategi itu brilliant, kalau saja niatnya lain. mungkin yg dikirim bukan mayat, kue kek, apel, dll.. lol

  7. nuril says:

    yaaaaaahhhhh baru baca sekarang 😀
    gpp deh, better late than never 😉
    jawaban saya, dari segi profesionalisme, Cao cao lebih unggul karena dia benar2 fokus pada tujuan, bahkan ketika ada musibah melanda pun dia bisa dengan cerdas memanfaatkannya untuk mencapai tujuan bersama (tujuan tim).
    dari segi kemanusiaan, zhou yu lebih unggul, karena dia memikirkan pasukan lawan yg sedang terkena wabah. namun, zhou yu tidak memikirkan kepentingan dan keselamatan pasukannya sendiri, padahal dia adalah pemimpinnya.
    untuk itu, saya pilih cao cao.

  8. fikhy endriaz says:

    jd yg mendapatkan CD??

  9. Renny says:

    berdiam diri berisiko,menyerang ada risiko. begitu juga dengan berbisnis. jadi lebih baik menyerang. menyerang masih ada kemungkinan untuk menang. namun jika hanya berdiam diri tidak akan mendapatkan apa2. yg paling benar adalah jendral zhou yu.

  10. gatau says:

    Cao Cao mengirimkan mayat pasukannya ke tempat musuh, jelas akan menyebabkan loyalitas prajurit menurun, jasad para pahlawan yang seharusnya dihormati dan dimakamkan dengan layak malah digunakan sebagai senjata.

    Zhou Yu, di saat pasukannya sedang terancam dalam kepungan, malah berdiam diri ketika ada kesempatan menyerang. hal itu malah akan membahayakan pasukannya sendiri.

    kesimpulannya saya bingung 😛

Leave a Reply

Your email address will not be published.