180 Derajat dari Sebuah Pertunjukan Sulap

Ridho MidantoAssallamualaikum sahabat….
Suatu hari teman saya pernah menanyakan sesuatu kepada saya yang terlihat simpel tapi memang harus dijawab. Meskipun pertanyaan itu sederhana, tapi saya sempet dipusingkan untuk mencari jawabannya.
 
Teman saya bertanya yang kurang lebih seperti ini, “Kenapa sich, Allah itu merahasiakan masa depan kita? Kenapa juga kita tidak diberi tahu masalah diri kita ini dimasa depannya? Padahal katanya semuanya udah diatur. Nah, ini kan sangat kontradiksi..”
 
Dengan pertanyaan seperti ini, saya sempat bingung untuk menjawabnya. Bahkan karena tidak menemukan jawabannya. Saya sempat membenarkan pernyataan teman saya ini. Iya, Kalau semua diatur, lalu kenapa harus dirahasiakan.
 
Hingga suatu saat saya melihat pertunjukan sulap di salah satu stasiun televisi. Awalnya sih, saya hanya terkagum-kagum dengan pertunjukan sang Magician. Sungguh saya sangat menikmati pertunjukkan itu hingga mata ini tak berkedip melihat gerak gerik sang magician. Sang Magician begitu sangat lihai dapat menghilangkan dan mendatangkan benda-benda tersebut dengan hitungan sepersekian detik. Bahkan dengan detailnya sang Magician menunjukkan kepada para penonton, bahwa pertunjukkan ini tidak ada trik dan rekayasa sama sekali.
 
Pertunjukkan sulap di perform ini memang sangat keren dan bahkan banyak aksi yang tidak terduga oleh saya.
 
 
Namun saat pertunjukkan sulap digantikan oleh Magician yang lainnya. Saya jadi neg melihat pertunjukkan pada perform ke dua ini. Pertunjukan ini jadi 180 derajat berbanding terbalik dengan perform pertama.
 
Benar – benar saya tidak menikmati pertunjukkan ini. Tak ada daya kekaguman terhadap sang Magician kedua ini. Terkadang saya malah mencela magician itu.
 
Sahabat tahu apa penyebabnya…. ??
 
Dari berbagai trik sulap yang dia tampilkan. Saya sangat paham betul trik yang dia gunakan dalam pertunjukkan itu. Saya tahu rahasia dan rekayasa dalam trik sang Magician kedua ini. Ini yang penyebabnya saya tidak begitu antusias dengan pertunjukkan itu, bahkan mengkritik sang Magician
 
Apa yang sahabat pelajari dari dua Magician yang berbanding terbalik 180 derajat dari dua pertunjukkan sulap ini. Begitulah sedikit gambaran kehidupan dari pengalaman saya.
 
Kehidupan itu sebuah misteri yang harus kita ungkap. Misteri dengan berbagai pertanyaan yang harus kita jawab pada diri ini. Bilamana kehidupan ini tidak ada rahasia lagi, sudah pasti kita tidak bisa tumbuh. Bahkan secara ekstrim kita telah mati. Mati karena tidak punya hasrat dan antusias hidup atas diri kita sendiri..
 
 
Wassalam, sahabat..
– Salam Sukses Mulia –
 
Tulisan dikirim oleh Ridho Midanto

Bagikan:

11 thoughts on “180 Derajat dari Sebuah Pertunjukan Sulap”

  1. princess amanda @holistic_center says:

    kerON tulisan n pencerahannya….

    salam SuksesMulia….

  2. Mas Wantik says:

    Analogi yg keren bro, makasih

    Salam kenal dr SOLO

    1. salam kenal dari pekalongan

  3. Allah SWT merahasiakan masa depan agar kita Berprasangka baik,
    Berencana yang baik,
    Berusaha yang terbaik, sertta
    Bersyukur dan Bersyabar.

    Salam Sukses Mulia

  4. Sama halnya dengan menonton Flim, filim yang bagus biasanya tak bisa di tebak akhirnya. Karena penasaran itulah yang membuat flim itu menjadi menarik.

    makasih atas pencerahannya 🙂
    Salam Sukses Mulia

    1. betul…
      makasih yaaa..

  5. Makasih bro atas pencerahannya.

    Jika sesuatu itu sudah JELAS, PASTI tidak seru.

    Salam kenal dari Pontianak.

    1. salam kenal dari pekalongan

  6. wahhh sudah terbir.. terima kasih ke jamil 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.